MAFINDO Bandung Raya: Tanpa Hoaks, Kita Rukun Berdemokrasi

Diskominfo – PPID

Bandung – MAFINDO – Komunitas Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) terus berkiprah melawan penyebaran berita bohong atau hoaks dan ujaran kebencian ke seluruh Indonesia. Guna menjangkau semakin banyak khalayak sasaran, MAFINDO Bandung Raya hari ini dideklarasikan di Pelataran Café Lo.Ka.Si, Area Car Free Day (CFD) Dago, Bandung, Minggu (31/3). Deklarasi mengambil tema “Tanpa Hoaks, Kita Rukun Berdemokrasi.”

 

Selain deklarasi, puluhan relawan MAFINDO Bandung Raya juga memberikan edukasi seputar kiat-kiat menangkal hoaks yang banyak diterima melalui media sosial. Hal ini penting dilakukan, mengingat hasil penelitian Daily Social bersama Jakpat Mobile Survey Platform kepada 2032 pengguna smartphone mendapati 44,19% responden yang merasa tidak yakin memiliki kemampuan dalam mendeteksi berita hoaks (2018). Sambil memperkenalkan visi dan misi MAFINDO, para relawan juga memperkenalkan aplikasi anti hoaks yang dikembangkan oleh MAFINDO, yakni Hoax Buster Tools (HBT) yang bisa didownload secara gratis.

 

Dr. Rita Gani, M.Si, selaku salah satu penggagas MAFINDO Bandung Raya menyatakan, melalui kegiatan ini masyarakat Bandung diharapkan dapat meningkatkan kepedulian terhadap bahaya hoaks dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. “Kami juga sekaligus ingin memotivasi publik untuk memanfaatkan aplikasi anti hoaks sehingga dapat melakukan pengecekan fakta secara mandiri. Upaya ini merupakan bagian dari literasi media digital dalam melawan hoaks, sekaligus guna mengawal pelaksanaan demokrasi di setiap lini kehidupan masyarakat Bandung,” imbuh Rita.

 

Tema “Tanpa Hoaks, Kita Rukun Berdemokrasi” diambil mengingat makin masifnya penyebaran hoaks bermuatan politik yang tersebar di media sosial. Data Tim Penelitian dan Pengembangan (Litbang) MAFINDO menemukan 997 hoaks sepanjang 2018, sebanyak 49% di antaranya bertema politik (488 hoaks). Berkenaan dengan hoaks politik yang didominasi oleh topik pencalonan presiden, kedua capres dalam Pemilu 2019 sama-sama menjadi korban hoaks. Hoaks lain yang dinilai meresahkan adalah hoaks terhadap pemerintah dan penyelenggara Pemilu seperti KPU, juga hoaks terkait bencana, dan isu-isu kesehatan. Deklarasi anti hoaks dan literasi digital Mafindo Bandung Raya diharapkan dapat menjadi langkah antisipatif dan peredam konflik, khususnya setelah Indonesia menyelenggarakan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 pada 17 April nanti.

 

Kegiatan ini sendiri merupakan langkah pertama yang dilakukan oleh MAFINDO Bandung Raya. Pada waktu mendatang, MAFINDO Bandung Raya berencana menyelenggarakan kegiatan lain, di antaranya perekrutan relawan, Digital Literacy Training dan Workshop Anti Hoaks yang melibatkan beberapa lapisan masyarakat, termasuk pemerintah, media massa, perguruan tinggi, dan organisasi masyarakat.

 

MAFINDO Bandung Raya, 31 Maret 2019

 

Contact Person.

Media Officer MAFINDO Bandung Raya, Ratri Rizki Kusumalestari

No HP. 0877 2262 2631. Email ratri.rizki@gmail.com.

 

Sumber : MAFINDO Bandung Raya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *